Satu Hari Tiga Generasi, Posyandu ILP Bina Keluarga Terpadu Nandan
Padukuhan Nandan, 04 Oktober 2025 — Suasana berbeda terlihat sejak pagi hari di GSG (Gedung Serbaguna) Padukuhan Nandan, Kalurahan Sariharjo. Ratusan warga dari berbagai usia—balita, remaja hingga lansia—berkumpul dalam kegiatan Posyandu ILP Bina Keluarga Terpadu, yang dilaksanakan pada Sabtu, 04 Oktober 2025. Kegiatan ini merupakan penggabungan dari tiga layanan posyandu sekaligus: Posyandu Balita, Posyandu Remaja, dan Posyandu Lansia, serta kegiatan Bina Keluarga Sejahtera yang meliputi BKB (Bina Keluarga Balita), BKR (Bina Keluarga Remaja), dan BKL (Bina Keluarga Lansia).
Apa Tujuan Kegiatan Ini?
Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan kesadaran serta peran aktif keluarga dalam menjaga kesehatan lintas usia di lingkungan padukuhan. Dengan konsep “satu hari untuk tiga generasi,” warga diajak lebih terlibat dalam pemantauan tumbuh kembang anak, pembinaan remaja, serta pendampingan lansia dalam aspek kesehatan dan sosial.
Siapa Saja yang Hadir?
Para kader dan warga semakin bersemangat ketika mengetahui bahwa ternyata acara ini dihadiri oleh Panewu Ngaglik Bp.Wawan Widiantiro,S.I.P, MPA, petugas PLKB Kapanewon Ngaglik, serta Kamituwo Kalurahan Sariharjo. Dalam kesempatan tersebut Panewu Ngaglik memberikan apresiasi tinggi atas terselenggaranya kegiatan terpadu ini. "Saya menyambut baik kegiatan seperti ini karena sangat efektif, efisien, dan menyentuh semua lapisan masyarakat. Kegiatan ini sudah sangat baik dan perlu dipertahankan sekaligus ditingkatkan," ujar beliau.
Panewu Ngaglik juga memberikan arahan dan masukan untuk masing-masing kelompok kegiatan agar terus ditingkatkan, baik dari sisi kegiatan,keterlibatan kader, hingga keberlanjutan program.
Panewu Ngaglik juga meminta masukkan serta usulan dari kader posyandu dan bina keluarga, dalam upaya peningkatan kegiatan ini khususnya di padukuhan
Bagaimana Suasana Kegiatannya?
Sejak pukul 09.00 WIB, warga tampak antusias mengikuti rangkaian kegiatan. Balita mengikuti penimbangan dan pemeriksaan kesehatan, remaja mendapatkan penyuluhan tentang kesehatan reproduksi dan gizi, sementara lansia mengikuti pemeriksaan tensi, gula darah serta konseling ringan. Dan beberapa diantaranya sambil menunggu antrian mereka berkumpul ditengah area, bercengkrama dengan sesama warga lansia yang sebelumnya telah mengikuti penyuluhan dari salah satu kader
Di sudut lain, ibu-ibu dan balitanya tampak mengikuti permainan BKB emas dan disudut lain beberapa remaja mengikuti simulasi BKR, sementara kelompok BKL juga melakukan simulasi BKL.
Apa Kata Warga dan Kader?
Menurut salah satu kader sekaligus ketua Posyandu Kenanga Ibu Widiarti "Kegiatan ini merupakan hasil kolaborasi yang sudah direncanakan jauh hari. "Kami senang sekali karena semua kelompok bisa bertemu, saling berbagi, dan saling mendukung. Tidak mudah menyatukan kegiatan seperti ini, tapi hasilnya memuaskan, terimakasih untuk semuanya" ujarnya.
Sementara itu, seorang warga, Pak Suyadi (70), menyampaikan kegembiraannya. "Dulu kalau ikut posyandu lansia saja , ketemunya ya sesama lansia. Tapi hari ini bisa lihat seusia cucu saya juga ikut timbang badan di tempat yang sama. Rasanya seperti acara keluarga besar," katanya sambil tersenyum.
Kesimpulan
Kegiatan Posyandu ILP Bina Keluarga Terpadu di Padukuhan Nandan ini menjadi contoh nyata sinergi antarwarga, kader, dan pemerintah dalam membangun keluarga yang sehat dan harmonis. Dengan mengusung pendekatan integratif, kegiatan ini tidak hanya memperkuat pelayanan kesehatan, tetapi juga membangun rasa kebersamaan lintas generasi.
*Admin NDT